Selamat bergabung kepada para mahasiswa baru Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan angkatan 2014

Belajar di ITP itu Asyik!

Tidak hanya di ruang kelas, aktivitas akademik mahasiswa ITP juga meliputi praktek dan kunjungan lapangan. Pengembangan non-akademik pun terbuka lebar melalui organisasi yang dinamis dan unit kegiatan mahasiswa yang kreatif.    

Mengapa Kuliah di Ilmu dan Teknologi Pangan?

Pangan adalah kebutuhan dasar manusia. Maka usaha penyediaan pangan akan terus berlangsung seiring perjalanan hidup manusia. Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan hadir untuk mencetak sumberdaya manusia yang mampu memenuhi kebutuhan manusia dalam mengakses pangan yang aman dan sehat.    

Apa yang dipelajari di ITP?

Ilmu dan Teknologi Pangan merupakan sains terapan dan bidang ilmu inter-disiplin yang terkonsentrasi pada komoditas pangan. Empat fondasi pokok terdiri dari kimia pangan, mikrobiologi dan keamanan pangan, biokimia pangan dan gizi, serta rekayasa dan pengolahan pangan, serta diperkaya dengan pengetahuan komunikasi, manajemen, dan bisnis.

Peluang Karir Cerah di Bidang Pangan

Lulusan Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan berpeluang berkarir di bidang industri pangan nasional dan multi-nasional. Dan masih banyak bidang lain yang terkait seperti usaha retail, catering dan restoran, logistik, lembaga penelitian, dan lembaga pemerintahan. Kenali ITP lebih dekat.

0123

Workshop dan Kuliah Umum

  • Guest Lecture Announcement: Overview on the Food Science-Based Research and Industrial Activities

    Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (Prodi ITP) Universitas Bakrie kembali menyelenggarakan Guest Lecture. Akan diselenggarakan pada hari Selasa 2 September 2014 pukul 10.30 sampai 12.00 WIB di Ruang 1-2 Kampus Universitas Bakrie. Tema besar yang diangkat adalah "Overview on the Food Science-Based Research and Industrial Activities". Dosen tamu yang akan menyampaikan kuliah pertama ialah Hitoshi Shirakawa, Ph.D dari Tohoku University, Jepang dengan judul kuliah "Novel Function of Vitamin K". Kemudian dosen tamu kedua adalah Slamet Budijanto, Ph.D, Guru Besar dari Institut Pertanian Bogor dengan judul kuliah "Ilmu Pangan dan Industri - Sebuah Pengantar". 

    Read more...
  • Beasiswa Universitas Bakrie Memberi Pendidikan Berkualitas

    Program Beasiswa Universitas Bakrie memberikan saya kesempatan untuk mengembangkan pribadi dan mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa membebani orang tua.
    Deni Gustriani
    Mahasiswi ITP 2012
  • Belajar di ITP itu Asik

    Belajarnya nggak cuma fokus di teori, tapi ada banyak praktek dan fieldtrip juga, apalagi dosen-dosen di ITP semuanya dosen yang berkualitas dan berpengalaman di bidangnya. Pokoknya belajar di ITP itu asik dan gak ngebosenin.
    Lativa Chairani
    Mahasiswi ITP 2012
  • Didorong untuk Membangun Bisnis

    Setiap ada fieldtrip, guest lecture, dan seminar maupun acara kampus pasti berkesan. ITP terus mendorong mahasiswa supaya nggak hanya siap bekerja di perusahaan orang lain, tetapi juga siap untuk membangun kerajaan bisnisnya sendiri.
    Dyah Pamelia Ruwaida
    Mahasiswi ITP 2012
  • Menjadi Kesan Tersendiri Bergabung di ITP Universitas Bakrie

    Kurikulumnya lebih efisien, lebih awal membahas seputar pangan di semester awal. Ditambah dengan sarana dan suasana yang nyaman, menjadikan proses pembelajarannya menyenangkan.
    Gayu Putut Guritno
    Mahasiswa ITP 2012
  • Suasana Kekeluargaan di Prodi ITP

    Suasana kekeluargaan antara dosen dan mahasiswa serta fasilitas kampus yang memadai sangat mendukung terciptanya kenyamanan proses belajar-mengajar di dalam program studi ini.
    Syifa Fauziyah
    Mahasiswi ITP 2012
  • Technopreneur Berbasis Teknologi Pangan

    Tidak hanya pembekalan menjadi food scientist, tapi menjadi technopreneur berbasis teknologi pangan yang kompeten, melalui mata kuliah kewirausahaan, ekonomi, manajemen, bahkan komunikasi bisnis.
    Risqah Fadillah
    Mahasiswi ITP 2012
Next
Prev

Artikel Pangan

  • Manfaat Bekatul untuk Kecantikan
    Written on Friday, 02 May 2014 in Artikel Pangan Read 491 times

    Seperti sudah diketahui bahwa bekatul (rice bran) adalah bagian luar dari beras yang terlepas menjadi serbuk halus pada proses penggilingan padi menjadi beras.  Belum banyak orang yang mengenal manfaat bekatul, selain hanya dikenal sebagai makanan (pakan) ternak.  Siapa yang mengira ternyata bekatul awet dan bahan aktifnya telah digunakan sebagai bahan tambahan dan ingredient produk kecantikan.  Kandungan asam amino, gamma-Oryzanol, dan asam ferulat terdapat di dalam bekatul diketahui memiliki kemampuan sebagai pelindung kulit sehingga sesuai digunakan sebagai ingredient untuk industri kosmetik. 

    Read more...

               by SAFE Network

 

PARTNER KOLABORASI